New Proper Link To See :D

I’ve added some new link to my blog sites ~

Hope it will help u out if you need such a sites.

come and see the link i’ve shared ~ cuz i love those ūüėÄ

http://www.architectstudio3d.org/AS3d/home.html

http://yusahrizal.wordpress.com/

http://www.xxxsound.jp/main/

http://www.allkpop.com/

http://mixi.jp/

„ā®„É≥„āł„Éß„ā§~~~~~ !

Leave a Comment

Tugas Inspirasi 47 (2)

Nama   : Arin Karlina

NRP    : G64100050

Laskar : 21

Sang ‚ÄúOliver Twist‚ÄĚ

Charles Dickens lahir di Landport, dekat Portsmouth, Hampshire, pada tanggal 7 Februari 1812. Ayah Dickens bekerja di kantor yang mengurusi gaji angkatan laut. Meskipun berpenghasilan baik, namun ketidakmampuan mengatur pengeluaran mengantarkannya ke penjara Marshalsea. Ketika nenek dari ayahnya meninggal, uang warisan yang diperoleh digunakan untuk membayar hutang. Ayahnya dibebaskan dari penjara setahun kemudian, dan Dickens pun berhenti bekerja.

Meskipun mengalami kesulitan finansial, orang tua Dickens sempat menyisihkan sebagian uang untuk mengirim salah seorang anak mereka bersekolah. Mereka memilih seorang anak yang mereka anggap paling berbakat, dan menaruh seluruh harapan padanya. Tapi yang terpilih bukan Dickens, melainkan saudara perempuannya, Fanny, yang berbakat di bidang musik. Ia dikirim ke akademi tidak lama sebelum ayahnya dipenjara.

Pekerjaan berikut adalah petugas steno pengadilan, pada tahun 1829. Sebelumnya, Dickens harus lebih dahulu mempelajari sistem Gurney untuk menulis cepat, yang dikuasainya dengan mudah berkat ingatan kuatnya. Selama masa ini, sesungguhnya ia berkesempatan menjadi seorang aktor. Dia bahkan hendak mengikuti audisi untuk Lyceum Theater, namun ia jatuh sakit. Di usia 18 tahun, Dickens kerap tampil membacakan karya-karya William Shakespeare, History of England oleh Goldsmith, juga Short Account of The Roman Senate karya Berger.

Pada tahun 1850, ayah Dickens meninggal dunia. Di tahun yang sama, anak kesembilan Dickens, Dora, meninggal setelah delapan bulan dilahirkan. Kemudian pada tahun 1863, ibunda Dickens wafat. Setahun kemudian, anak keempatnya, Walter, meninggal dunia di India, meninggalkan banyak hutang. Ia juga bermasalah dalam pernikahannya yang berujung pada perceraian pada tahun 1858.

Di tahun perceraiannya, Dickens banyak terlibat dalam pertunjukkan pembacaan karya-karya sastra. Tidak hanya menulis, ia juga ikut membacakan, memberinya kesempatan mengekspresikan kecintaannya pada dunia panggung. Ia tampil di lebih dari 400 kali. Pertunjukan ini membuatnya kelelahan dan sakit; sehingga saat kesehatannya jauh menurun, ia dilarang tampil kembali oleh dokter.

-Inspirasi berdasarkan pengalaman orang lain-

Leave a Comment